Bagi kamu yang suka melihat anime, biasanya yang kamu perhatikan adalah fisik karakter dan juga alur cerita dari anime tersebut.

Tetapi, pernahkah kamu perhatikan soal warna dan bentuk baju dari sebuah karakter anime yang hampir selalu sama di setiap penayangannya?

Saking seringnya kamu melihat karakter tersebut memakai bajunya yang selalu sama membuat kamu bisa mengenali suatu karakter anime hanya dari bajunya saja.

Seperti misalnya Naruto yang identik dengan baju warna oranye atau Luffy yang selalu pakai baju warna merah.

Pernahkah kamu bertanya kenapa para karakter anime tidak pernah ganti baju?

Atau sekalinya ganti baju itu sangat jarang terjadi?

Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas alasan kenapa karakter anime tidak pernah ganti baju.

5 Alasan Kenapa Karakter Anime Tidak Pernah Ganti Baju atau Bajunya Selalu Sama

1. Mempermudah Sang Mangaka untuk Menggambar

Pernahkah kamu kesulitan untuk menggambar sesuatu yang belum pernah kamu gambar?

Jika kamu biasanya suka menggambar hewan, barangkali kamu akan sedikit memiliki kendala saat menggambar model pakaian. Itu jugalah yang dirasakan mangaka.

Seperti yang kamu ketahui, mangaka memiliki jadwal perilisan manga yang sangat ketat dan sulit di versi animenya jika bajunya diganti.

Dalam hal waktu, menggambar pakaian yang sama untuk semua episode dapat mempersingkat waktu dan waktu lainnya dapat digunakan untuk menggambar scene lainnya.

Dengan begitu, sang mangaka dapat memiliki waktu untuk menggambar scene atau episode selanjutnya.

2. Penonton juga Kebanyakan Tidak Terlalu Peduli dengan Model Pakaian Si Karakter Anime

Alasan kedua mengapa karakter anime tidak pernah berganti baju adalah karena penonton tidak terlalu peduli dengan model pakaian si karakter anime.

Mayoritas penonton lebih suka memperhatikan alur cerita dan sifat tokoh.

Terutama dalam anime action, horror dan romance, pihak penonton sangat fokus terhadap alur cerita dan sering tidak memperhatikan model pakaian si karakter anime.

Hal ini bisa menjadi alasan kedua bagi sang mangaka untuk tidak terlalu memberikan banyak model pakaian pada satu karakter.

3. Ikonik / Menjadi Ciri Khas

Alasan lainnya mengapa karakter anime tidak memerlukan banyak model pakaian adalah karena sebuah pakaian dapat menjadi hal yang ikonik atau dapat menjadi ciri khas tersendiri sebuah karakter.

Sebut saja Tanjiro pada anime Kimetsu no Yaiba. Dia begitu ikonik saat memakai pakaian dengan warna hijau, hitam dan putih bermotif kotak-kotak.

Jika penonton melihat sebuah pakaian dengan ciri tersebut sedang terjemur, kemungkinan besar penonton akan langsung menyadari bahwa pakaian itu adalah milik Tanjiro, bukan karakter lainnya.

4. Tergantung Genre Anime

Rupanya, tidak semua anime memiliki karakter yang tidak atau jarang berganti baju.

Beberapa anime juga sering sekali berganti baju, kecuali jika di tempat tertentu seperti sekolah.

Jika satu episode menceritakan latar waktu yang berbeda-beda, biasanya akan ditampilkan karakter anime dengan model pakaian yang berbeda-beda tiap harinya.

Anime-anime seperti itu biasanya memiliki genre slice of life yang mana memang memiliki alur cerita yang beragam dan perlu mendapatkan pakaian yang bermacam-macam agar ceritanya jauh lebih hidup.

5. Karakter Anime yang Memiliki Satu Pakaian Sudah Umum

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa memang anime-anime sekarang memiliki ciri khas berupa karakter yang hanya memiliki satu model pakaian.

Seperti anime zaman dahulu seperti Doraemon, Naruto dan One Piece. Ketiga anime ini memiliki karakter-karakter yang tidak memiliki banyak baju.

Seperti Nobita dengan baju lengan panjang warna kuning, Shizuka dengan baju terusan rok pakaian warna pink, Naruto dengan pakaian seperti jaket warna oranye, Mugiwara Luffy yang ikonik dengan pakaian tanpa lengan warna merah.

Itulah alasan kenapa karakter anime tidak pernah ganti baju.